Logo InfoBroilerInfoBroiler
Diperbarui: Minggu, 20 September 2026 • 09.35 WIB

Harga Ayam Broiler Bali & Nusa Tenggara Hari Ini

Rilis acuan harga ayam hidup (livebird) tingkat peternak dan pasar kandang di sentra produksi Bali & Nusa Tenggara per Minggu, 20 September 2026. Rata-rata wilayah berada di angka Rp 26.250/kg.

Pantau Terus: Harga ayam terbaru masuk bertahap pukul 09.00 – 14.00 WIB, yuk rajin cek InfoBroiler biar dapat harga terupdate!

TERTINGGI
BW < 2,0
Rp 28.000/kg
NTT

Kupang

TERENDAH
BW > 2,0
Rp 25.000/kg
Bali

Denpasar, Gianyar, Tabanan

RATA-RATA
Rp 26.250/kg
Bali & Nusa Tenggara

6 data kota/kabupaten

SELISIH
Rentang
Rp 3.000/kg
Rentang Harga

Tertinggi vs Terendah

Daftar Harga per Kota di Bali & Nusa Tenggara

Data harga livebird timbang kandang tingkat peternak

ProvinsiKota / KabBobotHarga/kg
BaliDenpasar, Gianyar, Tabanan dan sekitarnya< 2,0Rp 25.500
BaliDenpasar, Gianyar, Tabanan dan sekitarnya> 2,0Rp 25.000
NTBMataram, Bima, Lombok dan sekitarnya< 2,0Rp 26.000
NTBMataram, Bima, Lombok dan sekitarnya> 2,0Rp 25.500
NTTKupang dan sekitarnya< 2,0Rp 28.000
NTTKupang dan sekitarnya> 2,0Rp 27.500

Realisasi timbang kandang tingkat peternak

Bagikan WA

Ringkasan Pasar Bali & Nusa Tenggara Hari Ini

Pasar ayam broiler livebird di wilayah Bali & Nusa Tenggara hari ini (Minggu, 20 September 2026) mencatatkan harga rata-rata Rp 26.250/kg dengan disparitas sebesar Rp 3.000/kg. Transaksi tertinggi berada di kisaran Rp 28.000/kg di sentra Kupang (bobot < 2,0), sedangkan serapan terendah tercatat di sentra Denpasar, Gianyar dan sekitarnya pada angka Rp 25.000/kg.

PILIH WILAYAH PANTAUAN

Wawasan & Karakteristik Pasar

Pasar Broiler Bali dan Nusa Tenggara: Pariwisata, Konsumsi dan Logistik Antarpulau

1

Bali dan Nusa Tenggara memiliki karakter pasar ayam yang dipengaruhi oleh jumlah penduduk, aktivitas ekonomi, perdagangan pangan, produksi lokal dan pola konsumsi masyarakat. Di Bali, sektor pariwisata juga menjadi salah satu faktor yang mendukung permintaan produk pangan melalui aktivitas hotel, restoran dan jasa katering.

2

Aktivitas peternakan ayam ras pedaging terdapat di Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Data BPS 2025 mencatat populasi broiler sekitar 80,9 juta ekor di Bali, 37,7 juta ekor di NTB, dan 16,2 juta ekor di NTT. Data tersebut menunjukkan adanya basis produksi broiler di ketiga wilayah dengan skala yang berbeda.

3

Bali memiliki permintaan ayam dari berbagai saluran, mulai dari rumah tangga, pasar tradisional, pedagang ayam, restoran, hotel, katering hingga usaha yang berkaitan dengan sektor pariwisata. Aktivitas HOREKA (hotel, restoran dan katering) dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permintaan produk ayam, terutama di kawasan dengan aktivitas wisata dan ekonomi yang tinggi.

4

Nusa Tenggara Barat memiliki basis produksi broiler dan produksi jagung yang cukup besar. Data BPS mencatat produksi jagung NTB sekitar 1,21 juta ton dalam seri data produksi yang tersedia. Besarnya produksi jagung menjadi salah satu bagian dari ekosistem pertanian dan bahan baku pakan, tetapi tidak berarti seluruh produksi jagung tersebut digunakan untuk pakan ayam di NTB.

5

Distribusi antarpulau menjadi faktor penting dalam rantai pasok Bali dan Nusa Tenggara. Konektivitas Bali–Jawa melalui penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan salah satu jalur penting, sementara jaringan penyeberangan dan pelayaran lainnya menghubungkan Bali dengan Lombok, Sumbawa dan wilayah Nusa Tenggara. Arus distribusi dapat berubah sesuai jenis produk, kebutuhan pasar, kapasitas angkutan dan kondisi pasokan.

6

Kondisi cuaca laut, kapasitas transportasi, biaya bahan bakar dan logistik, waktu tempuh serta keseimbangan antara produksi lokal dan kebutuhan pasar dapat memengaruhi kelancaran distribusi dan harga ayam di wilayah kepulauan. Karena karakter geografis setiap pulau berbeda, kondisi harga dan pasokan tidak selalu sama antarwilayah.

7

Tidak tepat menetapkan bahwa seluruh pasar Bali dan Nusa Tenggara selalu menyukai bobot ayam tertentu. Kebutuhan bobot dapat berbeda berdasarkan jenis pembeli, tujuan penggunaan, bentuk produk, harga dan saluran distribusi. Karena itu, preferensi bobot sebaiknya dibaca berdasarkan pasar dan wilayah tertentu, bukan dianggap sebagai standar untuk seluruh Bali dan Nusa Tenggara.

Hitung FCR & Indeks Performa (IP) Kandang

Cek efisiensi pakan, mortalitas, dan estimasi keuntungan panen secara instan.

Buka Kalkulator

Pertanyaan Seputar Harga Ayam Broiler di Bali & Nusa Tenggara

Jawaban ringkas atas pertanyaan umum mengenai harga livebird dan kondisi pasar setempat.

Berapa rata-rata harga ayam broiler di Bali & Nusa Tenggara hari ini?

Harga rata-rata ayam broiler hidup (livebird) di wilayah Bali & Nusa Tenggara per Minggu, 20 September 2026 tercatat di angka Rp 26.250/kg, dengan rentang harga mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 28.000/kg.

Di mana sentra harga ayam broiler tertinggi di Bali & Nusa Tenggara?

Harga tertinggi hari ini berada di sentra Kupang pada kisaran Rp 28.000/kg untuk patokan bobot < 2,0.

Kapan informasi rilis harga harian Bali & Nusa Tenggara diperbarui?

Data harga ayam broiler di InfoBroiler diperbarui secara berkala setiap hari antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB, mengikuti dinamika transaksi kandang (realisasi panen) dan perkembangan informasi pasar terbuka di berbagai sentra produksi.